Senin, 14 April 2014

CERPEN: Bahagia, Cinta, Kasih, Marah dan Benci

  
  Hai, aku cinta. Kalian mengenalku? Pasti! Aku selalu datang disaat hati dan mata kalian sedang ditinggalli oleh bahagia. Tapi apa kalian tau bahwa aku sangat membenci bahagia? Kenapa? Karena mereka selalu menyamakanku dengan dia. Apa hebatnya dia? Selalu membuat kalian tertawa? Aku juga mampu membuat kalian tertawa. Dan satu hal lagi, aku tak suka berbagi tempat dengan dia. Dia memakan lebih banyak tempat daripada dua sahabatku yang selalu kuajak bergabung disaat aku datang mengunjungi seseorang. Iya, aku lebih menyukai si kembar marah dan benci daripada bahagia. Selain mereka mau menggantikanku disaat aku pergi dari seseorang, mereka juga lebih suka tinggal bersama-sama denganku. Karena sebagian orang lebih suka mencintai walau dia membenci dan marah kepada seseorang. Sedangkan bahagia? Orang-orang lebih suka mementingkan bahagia daripada mencintai. Pasti kalian pernah berpikir "Lebih baik aku tak lagi mencintainya daripada dia tak bahagia" Omong kosong seperti apa itu? Kenapa kalian berpikir bisa hidup tanpa aku? Tanpa cinta? Naif. Itu sebabnya aku lebih menyukai si kembar marah dan benci. Dan kalian pasti lebih tau kan mereka bermusuhan sejak dulu. Bahagia tak akan mau berjumpa dengan marah dan benci. Dia akan selalu pergi disaat aku mengundang dua sahabat terbaikku itu. Iya, aku memang agak sedikit berbeda dengan kakakku kasih. Aku lebih sedikit egois daripada kakakku, dan sayangnya dia sangat menyukai bahagia. Mereka mau tinggal bersama dalam waktu yang lama. Lihatlah betapa menjijikkannya itu.  Mereka mampu terus bersama-sama hingga akhirnya menyingkirkan kami. Lihat siapa yang datang, si kembar terbaikku, marah dan benci. Biarkan mereka memperkenalkan diri dengan kalian.